Aku teringat akan dunia
Dunia yang pernah dibangunkan
Menjadi angkara bersama ular-ular berkaki
Menebar bisa di antara darah yang mengalir ke nadi
Merusak malam terang benderang yang penuh arti
Dunia yang pernah dibangunkan
Menjadi angkara bersama ular-ular berkaki
Menebar bisa di antara darah yang mengalir ke nadi
Merusak malam terang benderang yang penuh arti
Aku pun teringat akan kisah dosalima
Dosalima yang pasti telah bersalah
Yang dibangun di atas angkara
Menuju hal sia-sia yang durjana
Menjalar bersama ular-ular berkaki
Aku juga sering mendengar kisah samsara, sedari dulu
Letak dosalima-dosalima berkata dan bertanya
Di manakah aku dapat rebah selain di sisimu?
Aku, dosalima ingin menjalar
Tidak hanya bersama ular-ular berkaki
Tidak hanya diantara semak berduri atau batu-batu
Aku ingin mejalin asmara di tanah-tanah hati manusia
Dan berbuat sia-sia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar