• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy

Dusta Terindah

 on Minggu, 06 Desember 2015  




Aku letih,dengan semua dalih,
yang kau ucap dengan fasih,
meyakinkan kasihmu yang putih,
padaku yang tak bisa memilih,
hingga membuatku tersisih,
tertampar kepalsuan terbersih. 

Aku penat,
menyaksikan segala siasat,
yang kau tebar penuh muslihat,
kau perankan tanpa ada cacat,
hingga terlihat bagaikan malaikat,
di balik niatmu yang berkarat,
menabur kebohongan terhebat. 

Aku lelah,menahan semua resah,
karena hatimu telah terbelah,
melemparkanku bagai sampah,
hingga kuakui aku telah kalah,
dan menahan rasa yang berdarah,
terlukai tajamnya dusta terindah.

Dusta Terindah 4.5 5 Dwi Cahyono Minggu, 06 Desember 2015 Aku letih,dengan semua dalih, yang kau ucap dengan fasih, meyakinkan kasihmu yang putih, padaku yang tak bisa memilih...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
J-Theme